Sabtu, 05 April 2014

Bermimpilah karena mimpi itu gratis

Ketika aku masih SD dulu, aku pernah bermimpi menjadi seorang pramugari. Dalam benakku menjadi seorang pramugari pasti sangat menyenangkan, bisa berkeliling dunia, melihat keindahan tempat di banyak negara, mengenal banyak oranag yang berbeda. Yeah itulah yang aku pikirkan saat itu. Impian masa kecilku.
Ketika masa-masa SMP mimpiku berubah lagi, aku ingin menjadi seorang astronot. Kenapa ingin menjadi astronot? Aku ingin melihat luar angkasa, pasti disana indah. Aku ingin melihat bentuk bumi, tempat tinggalku. Aku ingin seperti Neil Amstrong yang bisa menjejakan kakinya ke bulan.
Ketika SMA, mimpiku berubah lagi. Aku ingin menjadi seorang dokter. Bisa menolong dan menyembuhkan orang sakit. Sungguh pekerjaan yang sangat muliah pikirku pada saat itu.
Dan ketika ingin kuraih impian itu, hasilnya ternyata tak sesuai dengan harapan.  kalian pasti tau bagaimana rasanya. Aku bodoh, aku gagal ! Ya hanya kata-kata itu yang ada dalam  otakku. Terus menari, berputar-putar. Dan semakin aku memikirkannya semakin bodoh aku dibuatnya.
Tidak akan, aku tidak mau menjadi orang bodoh!
Bermimpi
Aku mulai bermimpi lagi
Aku mencari mimpiku lagi dan lagi
Dan ketika tiba saatnya aku bertemu dengan mimpiku, ku kerjar dia, ku pegang erat, dan tak akan aku lepaskan
Aku bisa, dua kata itulah yang bisa membuatku yakin. Yakin bahwa bukan orang-orang tertentu saja yang bisa meraih impiannya. Bahwa aku, dan bahkan kita semua bisa meraih dan mendapatkan apa yang menjadi impian kita.
Jika orang lain  bisa, kenapa aku tidak?
Bukan masalah  beruntung atau kurang beruntung, tapi ini masalah waktu. Yakinlah bahwa usaha dan doa kita tidak akan pernah sia-sia. Jika tidak sekarang pasti nanti akan tiba waktunya.percaya dengan diri sendiri, dan yang paling penting percayalah pada Tuhanmu.
Jika kau kehilangan mimpimu, maka bermimpilah lagi dan lagi karena kau tau mimpi itu gratis. Dan kau tak akan pernah bisa membelinya karena kau tak akan pernah bisa menemukan tempat untuk membelinya.